Rektor Unpad Buka Suara soal Dugaan Permintaan Foto Bikini kepada Mahasiswi

19 Apr 2026 • 05:35 iMedia

CAPER.ID – Dugaan permintaan foto tidak pantas kepada seorang mahasiswi asing di Universitas Padjadjaran (Unpad) memicu perhatian publik setelah tangkapan layar percakapan beredar luas di media sosial.

Informasi awal yang beredar menyebutkan dugaan itu melibatkan seorang dosen dan korban yang sedang mengikuti program pertukaran pelajar di Unpad. Kasus ini kemudian menimbulkan kekhawatiran di lingkungan kampus.

Menanggapi kabar tersebut, pihak Unpad bergerak dengan menonaktifkan sementara dosen yang diduga terlibat dari seluruh kegiatan akademik. Rektor Unpad, Arief Sjamsulaksan Kartasasmita, menegaskan kampus tidak mentoleransi kekerasan dalam bentuk apa pun, termasuk kekerasan seksual.

“Setelah menerima laporan secara lengkap, Unpad langsung menonaktifkan sementara dosen yang bersangkutan dari seluruh kegiatan akademik,” kata Arief.

Ia juga menyampaikan bahwa kampus telah membentuk tim investigasi yang melibatkan Satgas PPKS dan unsur senat fakultas untuk memastikan penanganan kasus berlangsung objektif dan sesuai prosedur.

Arief menegaskan, apabila dugaan tersebut terbukti, pelaku akan dikenai sanksi tegas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Menurut dia, Unpad berkomitmen memprioritaskan keselamatan korban sekaligus menjaga proses pembuktian agar tidak terjadi kekeliruan.

“Unpad konsisten dalam proses pembuktian dan penindakan, serta memprioritaskan keselamatan pihak yang menjadi korban dalam setiap kasus,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kehati-hatian tetap diutamakan dalam proses investigasi agar keputusan yang diambil benar-benar berdasarkan fakta.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya