Cerdas Cermat MPR Disebut Seperti Adegan Laskar Pelangi, Publik Soroti Sikap Juri

14 May 2026 • 02:13 iMedia

CAPER.ID – Insiden dalam Lomba Cerdas Cermat (LCC) MPR di Kalimantan Barat menuai sorotan publik setelah dinilai mengingatkan pada adegan dalam film Laskar Pelangi. Bedanya, jika di film juri akhirnya mengakui kekeliruan, dalam kejadian ini dewan juri justru dikritik karena dinilai tidak menunjukkan sikap kesatria.

Perbincangan ramai muncul setelah publik menyoroti perbedaan perlakuan terhadap dua tim dalam sesi rebutan. Satu tim disebut mendapat pengurangan poin, sementara tim lain tetap memperoleh nilai meski memberikan jawaban yang sama.

Dalam film Laskar Pelangi, juri digambarkan berani mengakui kesalahan ketika terbukti keliru menilai jawaban peserta. Sementara pada kasus LCC MPR, juri justru disebut lebih memilih menyalahkan artikulasi peserta ketimbang mengakui adanya kekeliruan dalam mendengar jawaban.

“Juri MPR emang beda level, bro. Kalau di Laskar Pelangi juri akhirnya ngaku salah, ini mah ngotot sampai viral dulu baru klarifikasi. Laskar Pelangi cuma film, ini drama beneran,” tulis akun @P3gEl dalam unggahan yang bernada sarkas.

Ketegangan bermula saat sesi rebutan yang dinilai sangat menentukan hasil lomba. Juri mengajukan pertanyaan mengenai mekanisme pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Regu C dari SMAN 1 Pontianak kemudian menjawab dengan cepat dan lengkap.

“Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden,” ujar perwakilan Regu C.

Secara substansi, jawaban tersebut dinilai sudah sesuai dengan ketentuan konstitusi. Namun, juri tetap menyatakan jawaban itu salah dan memberikan nilai minus 5 kepada SMAN 1 Pontianak.

Alasan juri, perwakilan Regu C dianggap tidak menyebut frasa “pertimbangan DPD”. Keputusan itu kemudian memicu kritik dari warganet yang menilai penilaian dalam lomba seharusnya dilakukan secara objektif dan transparan.

Peristiwa ini pun memunculkan perdebatan lebih luas soal integritas penyelenggaraan lomba, terutama ketika peserta dianggap sudah menjawab dengan benar namun tetap dijatuhi penalti.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya