Fakta Menarik Rumput Piala Dunia 2026, Cegah Cedera hingga Investasi Fantastis

CAPER.ID – FIFA disebut menggelontorkan dana jutaan dolar AS untuk memastikan kualitas rumput di Piala Dunia 2026 tetap memenuhi standar tinggi. Langkah ini dilakukan demi menjaga kenyamanan sekaligus keselamatan para pemain di tengah persaingan turnamen paling bergengsi di dunia itu.

Rumput alami yang digunakan di ajang tersebut direkayasa secara khusus agar mampu menyesuaikan diri dengan berbagai kondisi iklim di stadion penyelenggara. FIFA bahkan menginvestasikan lebih dari 5 juta dolar AS untuk pengembangan rumput yang konsisten di sejumlah lokasi pertandingan.

Proyek ini melibatkan campuran Kentucky bluegrass dan ryegrass abadi, sistem pengangkutan sod di atas lembaran plastik, serta penggunaan rumput hybrid penguat akar. Material tersebut didatangkan dari peternakan rumput khusus di North Carolina sejak awal Mei 2026 untuk mendukung persiapan turnamen.

Di salah satu stadion, Lumen Field Seattle, tim teknis menanam rumput alami di atas lapisan pasir setebal enam inci yang berada di atas rumput sintetis lama. Menurut pakar rumput FIFA, Trey Rogers, lapisan tersebut dirancang agar pemain hanya merasakan respons dari rumput alami saat bertanding.

Sebelumnya, permukaan lapangan sempat menuai keluhan dari sejumlah pemain bintang tim nasional Brasil dan Prancis. Mereka menilai rumput terasa kering dan cukup sulit dimainkan pada awal pertandingan.

Di luar aspek teknis, potongan rumput asli dari Piala Dunia 2026 juga dijual sebagai suvenir eksklusif bagi para kolektor. Langkah ini menunjukkan tingginya perhatian terhadap kualitas lapangan, yang tidak hanya penting bagi pemain tetapi juga menjadi daya tarik tersendiri bagi penggemar sepak bola global.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya