Lebih dari 50 Balita Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Daycare Little Aresha Ternyata Tak Berizin

26 Apr 2026 • 04:39 iMedia

CAPER.ID – Kasus dugaan penganiayaan terhadap balita di daycare Little Aresha di Yogyakarta memicu keprihatinan publik. Dari hasil pendataan sementara, puluhan anak diduga mengalami perlakuan tak manusiawi di tempat penitipan anak tersebut.

Kasatreskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian, mengatakan ada 53 anak yang diduga menjadi korban kekerasan. Jumlah itu masih berpotensi bertambah karena total anak yang terdaftar di daycare tersebut mencapai 103 anak.

“Yang kita lihat ada tindakan kekerasan itu sekitar 53 orang (anak). By data ya,” kata Adrian.

Ia menjelaskan, saat penggerebekan petugas mendapati sejumlah balita dalam kondisi terikat. Ada anak yang tangan dan kakinya diikat.

“Ada juga yang kakinya diikat. Tangannya diikat dan sebagainya. Secara umum itu yang bisa saya jelaskan,” ujarnya.

Adrian menegaskan, berdasarkan temuan awal, perlakuan tersebut tidak manusiawi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Yogyakarta, Retnaningtyas, menyebut daycare tersebut belum memiliki izin resmi.

“Tidak berizin. Kami sudah cek di Dinas Pendidikan maupun ke Dinas Perizinan, memang itu belum ada izinnya,” katanya.

Retnaningtyas menambahkan, sanksi yang diberikan adalah penutupan aktivitas daycare. Operasional di dua lokasi yang berada di bawah satu yayasan itu akan dihentikan.

“Karena itu satu yayasan, itu daycare dan TK. Kalau yang khusus itu kan sudah jadi penanganan kasus di Polresta, sehingga kemungkinan besar sudah tutup secara permanen karena memang sudah terjadi kejadian,” ujarnya.

Pihak dinas juga telah berkoordinasi dengan kepolisian terkait penanganan kasus dugaan penganiayaan tersebut.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya