Setelah Peeling Wajah, Kandungan Skincare Ini Sebaiknya Dihindari
Peeling wajah membantu mengangkat lapisan kulit teratas sehingga kulit menjadi lebih halus. Namun, setelah treatment ini, kondisi kulit biasanya lebih sensitif dan rentan mengalami iritasi.
Karena itu, ada sejumlah kandungan skincare yang sebaiknya tidak digunakan sementara waktu agar proses pemulihan berjalan optimal dan skin barrier tetap terjaga.
Pertama, hindari retinol, tretinoin, dan turunan vitamin A lainnya. Kandungan ini bekerja mempercepat pergantian sel kulit. Pada kondisi kulit yang baru saja peeling, penggunaan bahan tersebut dapat memicu iritasi berlebih, pengelupasan yang terlalu banyak, hingga merusak pelindung kulit. Umumnya, bahan ini baru boleh dipakai lagi setelah kulit pulih, sekitar 1-2 minggu atau sesuai kondisi masing-masing kulit.
Kedua, jauhi bahan eksfoliasi seperti AHA dan BHA, termasuk asam glikolat, laktat, mandelic acid, dan salicylic acid. Setelah peeling, kulit sebenarnya sudah melalui proses pengelupasan. Jika ditambah asam eksfoliasi, kulit bisa menjadi semakin kering, perih, sensitif, bahkan berisiko mengalami luka bakar kimia ringan.
Ketiga, vitamin C konsentrasi tinggi juga sebaiknya dihindari sementara waktu. Meski bermanfaat untuk mencerahkan kulit, kandungan ini bersifat asam dan dapat memicu iritasi pada kulit yang sedang sensitif. Selain itu, vitamin C juga bisa meningkatkan fotosensitivitas, sehingga kulit lebih rentan terhadap paparan matahari dan berisiko mengalami flek hitam atau post-inflammatory hyperpigmentation (PIH).
Selain tiga kelompok bahan tersebut, benzoyl peroxide juga termasuk kandungan yang sebaiknya tidak dipakai langsung setelah peeling karena berpotensi membuat kulit semakin kering dan teriritasi.
Setelah peeling, fokus utama perawatan sebaiknya adalah menenangkan kulit, menjaga kelembapan, dan melindungi skin barrier. Jika kulit masih terasa perih, kemerahan, atau mengelupas, sebaiknya tunda penggunaan bahan aktif sampai kondisi benar-benar membaik.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
