Jelajah Yogyakarta Menuju Sarga Festival 2026, dari Toko Buku hingga Kuliner Bersejarah
CAPER.ID – Sarga Festival 2026 akan digelar pada 19 April 2026 di Stadion Kridosono, Yogyakarta, dengan mengusung tema Desa Cowboy. Festival musik ini menghadirkan deretan musisi seperti Tulus, Nadin Amizah, Nadhif Basalamah, Dongker, Biru Baru, Lilo Lio, hingga Trio Imron.
Dengan kapasitas hingga 15.000 penonton, Stadion Kridosono diproyeksikan menjadi lokasi yang nyaman sekaligus meriah untuk menikmati pertunjukan musik di tengah kota. Harga tiket festival ini dibanderol mulai Rp80.000 hingga Rp110.000 per orang.
Tema Desa Cowboy membuat Sarga Festival 2026 tampil berbeda. Konsepnya memadukan nuansa kebebasan ala padang luas dengan semangat komunitas dan kreativitas anak muda. Festival ini bukan hanya menjadi ajang konser, tetapi juga ruang pertemuan bagi para penikmat musik dan pencinta pengalaman baru.
Selain menikmati festival, Yogyakarta juga menawarkan banyak destinasi menarik yang bisa dikunjungi sebelum acara dimulai. Salah satunya adalah Toko Buku Akik Yogyakarta, yang dikenal sebagai hidden gem dengan koleksi lebih dari 5.000 buku dari berbagai genre, mulai dari fiksi, filsafat, hingga ilmu pengetahuan. Menariknya, pengunjung dapat membaca buku-buku tersebut secara gratis.
Jika ingin menikmati suasana kuliner bersejarah, Sekar Kedhaton bisa menjadi pilihan. Tempat makan ini menempati bangunan klasik dari era 1800-an dan menghadirkan interior bergaya Jawa yang kental. Beragam menu seperti udang bakar hingga iga brongkos disajikan dalam suasana yang elegan dan bernuansa budaya.
Menjelang sore, Temu Kamu Coffee & Eatery dapat menjadi tempat singgah untuk bersantai. Kafe ini mengusung konsep tropical vibes ala Bali dengan dekorasi kayu, rotan, dan tanaman hijau. Menu kopi, minuman non-coffee, hingga hidangan seperti pasta dan grilled steak cocok dinikmati sebelum kembali bersiap menyambut festival.
Dengan rangkaian tempat menarik tersebut, perjalanan menuju Sarga Festival 2026 di Yogyakarta tidak hanya tentang musik, tetapi juga tentang menikmati pengalaman kota secara utuh, dari siang yang tenang hingga malam yang penuh energi.
