Waspada Hustle Culture, Overwork Terbukti Picu Risiko Penyakit Jantung di Usia Muda

19 Apr 2026 • 18:08 iMedia

CAPER.ID – Fenomena hustle culture atau budaya kerja tanpa henti kian populer, terutama di kalangan pekerja muda. Namun, di balik citra pekerja keras dan produktif, kebiasaan overwork ternyata menyimpan risiko serius bagi kesehatan, termasuk penyakit jantung di usia muda.

Studi yang dilansir dari laman resmi Primaya Hospital menyebut, bekerja berlebihan dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular secara signifikan. Salah satu temuan yang cukup mengkhawatirkan adalah hubungan antara jam kerja panjang dengan risiko stroke dan penyakit jantung koroner.

Berdasarkan ketentuan Undang-Undang Cipta Kerja, jam kerja normal di Indonesia adalah 40 jam per minggu. Jika ditambah lembur maksimal tiga jam per hari, total jam kerja bisa mencapai 58 jam per minggu. Angka ini dinilai sudah masuk kategori berisiko bagi kesehatan.

Merujuk pada studi dalam jurnal The Lancet yang menganalisis data lebih dari 600 ribu orang, mereka yang bekerja 55 jam per minggu atau lebih memiliki risiko 13 persen lebih tinggi terkena penyakit jantung koroner. Sementara itu, risiko stroke meningkat hingga 33 persen dibandingkan pekerja dengan jam kerja normal 35-40 jam per minggu.

Semakin panjang durasi kerja, semakin besar pula ancaman yang muncul bagi tubuh. Kondisi ini diperparah oleh stres kronis dan kurang tidur, yang dapat memicu penyempitan pembuluh darah jantung serta mengganggu kesehatan mental.

Para ahli menilai, hustle culture yang awalnya identik dengan semangat kerja keras kini kerap berubah menjadi toxic productivity, yakni dorongan untuk terus produktif tanpa memberi ruang bagi tubuh untuk beristirahat. Jika dibiarkan, kebiasaan ini bukan hanya menurunkan kualitas hidup, tetapi juga berpotensi memicu penyakit serius lebih cepat.

Karena itu, menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan istirahat menjadi hal penting. Produktif memang perlu, tetapi kesehatan jantung dan kondisi tubuh tetap harus menjadi prioritas utama.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya