Merayakan Hari Kartini, Perusahaan Didorong Bangun Ekosistem Kerja yang Ramah Keluarga bagi Perempuan
CAPER.ID – Semangat Hari Kartini 2026 menjadi pengingat bagi perusahaan untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan mendukung kesejahteraan pekerja perempuan. Dukungan tersebut dinilai penting karena banyak perempuan masih menghadapi peran ganda, baik sebagai profesional di kantor maupun sebagai pilar keluarga di rumah.
Direktur Pengembangan dan Teknologi Informasi PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) atau Indonesia Re, Beatrix Santi Anugrah, menilai perempuan merupakan salah satu pilar utama dalam mendorong kinerja organisasi yang berkelanjutan. Menurut dia, perempuan tidak hanya hadir sebagai bagian dari organisasi, tetapi juga berperan sebagai penggerak nilai, pembawa perspektif kritis, dan sumber inovasi.
Berangkat dari hal tersebut, Indonesia Re melalui komunitas JELITA 30 (Jejak Langkah Wanita Salemba 30) menggelar rangkaian kegiatan untuk memperingati Hari Kartini 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Empowered Women, Healthy Future: Celebrating Kartini Through Culture, Wellness, and Care”.
Menurut Beatrix, sebagai bagian dari BUMN, perusahaan memiliki tanggung jawab untuk memastikan pekerja perempuan tidak hanya diberi kesempatan, tetapi juga didukung agar bisa menjadi pilar yang kuat bagi kemajuan perusahaan dan negara. Ia menegaskan bahwa semangat Kartini perlu diwujudkan dalam kontribusi nyata, keberanian untuk bertransformasi, serta komitmen untuk terus aktif di tengah perubahan.
Melalui JELITA 30, Indonesia Re menjalankan sejumlah program yang dirancang sebagai ruang kolaboratif dan inspiratif dengan menggabungkan tiga pilar utama, yakni budaya, kebugaran, dan kepedulian kesehatan.
Pertama, perusahaan menggelar “Kartini and Culture Photo Challenge” pada 21 April 2026. Seluruh karyawan diajak mengekspresikan kreativitas dengan mengenakan busana tradisional seperti kebaya, beskap, dan batik. Kompetisi antar divisi ini bertujuan memperkuat kebanggaan terhadap warisan budaya nasional di lingkungan kerja.
Kedua, pada 23 April 2026, Indonesia Re melanjutkan program “Vaksinasi Bersama Jelita” sebagai langkah preventif untuk menjaga kesehatan pekerja perempuan. Program ini menyediakan vaksin HPV, influenza, hepatitis, dan dengue sebagai upaya perlindungan kesehatan jangka panjang.
Ketiga, perusahaan juga mengadakan sesi “Yoga Bersama Jelita” pada 23 April 2026. Kegiatan ini dihadirkan untuk membantu menjaga keseimbangan fisik dan mental, sekaligus memberi ruang bagi karyawan untuk sejenak melepaskan tekanan pekerjaan.
Langkah yang dilakukan Indonesia Re menunjukkan bahwa peringatan Hari Kartini dapat melampaui seremoni tahunan. Budaya kerja yang inklusif dan ramah keluarga dinilai menjadi fondasi penting untuk mendukung pemberdayaan perempuan di dunia profesional.
Melalui apresiasi terhadap peran ganda perempuan, harapannya nilai-nilai Kartini terus hidup dalam keseharian. Tujuannya adalah melahirkan perempuan Indonesia yang sehat secara fisik, tangguh secara mental, dan semakin berdaya dalam membangun bangsa.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
