Skip to content
Caper.ID – Cuma Cari Perhatian
INDEX KIRIM BERITA

Menu

  • Home
  • Tentang Kami
  • Frequently Asked Questions (FAQ)

Menu 2

  • Trivia
  • Lifestyle
  • Kesehatan
  • Hiburan
  • Gamer
  • Wisata & Kuliner
  • Narsis
  • J-Culture
  • K-Culture
  • Pop Culture
  • Trivia
  • Lifestyle
  • Kesehatan
  • Hiburan
  • Gamer
  • Wisata & Kuliner
  • Narsis
  • J-Culture
  • K-Culture
  • Pop Culture
Caper.ID - Cuma Cari Perhatian / Teknologi

Lebih dari 1 Juta Rekening Bank Diretas, Ancaman Siber Bergeser ke Pencurian Data Login

iMedia Diterbitkan 18 April 2026 15:29 WIB
SHARE

CAPER.ID – Kaspersky melaporkan lebih dari satu juta akun perbankan diretas sepanjang 2025 akibat serangan malware pencuri data atau infostealer. Temuan ini menunjukkan ancaman siber finansial kini semakin bergeser dari metode lama ke pencurian kredensial.

Dalam laporannya, Kaspersky menyebut para peretas kini tidak lagi terlalu bergantung pada malware perbankan tradisional di PC. Mereka justru memanfaatkan rekayasa sosial, perdagangan data di dark web, serta situs e-commerce palsu untuk mencuri data login pengguna.

Infostealer menjadi alat utama untuk mengambil data sensitif, mulai dari username, kata sandi, cookie, hingga data kartu bank dan aset kripto. Informasi yang berhasil dicuri kemudian dikumpulkan, dikemas ulang, dan dijual di dark web, sehingga memudahkan pengambilalihan akun serta penipuan finansial.

BACA JUGA
4 Jam Tangan Pintar yang Cocok untuk Pemakaian Sehari-hari, Harga Mulai Rp200 Ribuan 6 Rekomendasi HP Murah untuk Pelajar 2026, RAM Besar dan Baterai Awet 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok untuk Foto dan Video di Dalam Air

“Dark web telah menjadi pusat utama kejahatan siber finansial. Kredensial dan kartu perbankan yang dicuri dikumpulkan, dikemas ulang, dan dijual di sana,” ujar Polina Tretyak, analis Kaspersky Digital Footprint Intelligence, dalam keterangan resminya, Jumat (17/4/2026).

Ia menambahkan, ekosistem tersebut membuat serangan semakin mudah dilakukan, bahkan oleh pelaku dengan kemampuan teknis terbatas.

Selain malware, serangan phishing juga masih marak. Pada 2025, situs palsu yang meniru toko online menjadi yang paling banyak digunakan, dengan porsi 48,5 persen dari total serangan phishing finansial. Target perbankan menyusul sebesar 26,1 persen, sedangkan sistem pembayaran mencapai 25,5 persen.

Penurunan serangan phishing ke bank menunjukkan sistem perbankan semakin sulit ditembus. Akibatnya, pelaku beralih ke metode yang dinilai lebih mudah, seperti menipu pengguna melalui platform belanja daring.

Kaspersky juga mencatat pergeseran serangan ke perangkat mobile. Seiring makin banyak pengguna mengakses layanan keuangan lewat smartphone, serangan malware finansial di PC menurun, sementara serangan pada perangkat mobile naik hingga 1,5 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Di kawasan Asia Pasifik, peningkatannya bahkan mencapai 132 persen sepanjang tahun.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.
TAGS dark webdata logininfostealerkeamanan sibermalwaremobileperbankanphishing

Berita Terkait

4 Jam Tangan Pintar yang Cocok untuk Pemakaian Sehari-hari, Harga Mulai Rp200 Ribuan 6 Rekomendasi HP Murah untuk Pelajar 2026, RAM Besar dan Baterai Awet 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok untuk Foto dan Video di Dalam Air 5 HP RAM 12 GB Termurah Mulai Rp2 Jutaan, Cocok untuk Gaming dan Edit Video Honor Play 70C Rilis di China, HP Rp1,5 Juta Ini Punya Desain Mirip iPhone 16 Pro XLSMART Dorong Smart City Berbasis AI dan IoT, Siap Diterapkan di Seluruh Indonesia Lexar Rilis SSD Edisi Argentina untuk Kreator Konten dan Penggemar Sepak Bola QRIS Indonesia-China Resmi Diluncurkan, Netzme Dukung UMKM Terima Alipay dan UnionPay

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya
Teknologi
Indonesia Gandeng Teknologi Korea untuk Perkuat Pertahanan Hadapi Ancaman Siber
Teknologi
Cyber Breaker 2026 Season 3 Resmi Diluncurkan, Jaring 1.000 Talenta Keamanan Siber

Artikel Terbaru

  1. 1July 20, 2026   0 CommentKuasa Hukum Kim Soo Hyun Ungkap Sosok Informan di Balik Kontroversi Kim Sae Ron
  2. 2July 20, 2026   0 CommentLee Joon Ungkap Pernah Berbohong di Acara TV soal Status Rumah Keluarganya
  3. 3July 20, 2026   0 CommentAlasan BTS Tak Hadiri Afterparty AMAs 2026, RM Ungkap Pertimbangan Ini
  4. 4July 20, 2026   0 CommentPenjualan Tiket Tur MAMAMOO di AS Picu Perdebatan
  5. 5July 20, 2026   0 CommentI.O.I Bikin Haru Usai Menangis di Panggung Terakhir ‘M Countdown’
  6. 6July 20, 2026   0 CommentAlasan BTS Tak Hadiri Afterparty AMAs 2026, RM Ungkap Pertimbangannya
  7. 7July 20, 2026   0 CommentI.O.I Menangis di Panggung Terakhir M Countdown, Fans Tersentuh Harap Tak Menunggu 10 Tahun Lagi
  8. 8July 20, 2026   0 CommentGoo Hye Sun Kembali Tuai Sorotan Usai Ceritakan Pengalaman Atasi Alergi Makanan
HomeTentang KamiTermsFAQPrivacy Policy
Wartamataram.comMediahub.idKolombola.comRitmik.idNgebut.idKilasevent.comNTBHub.idInfosumbawa.comKorancepat.com
Connect with Us
FBIGXTikTok
Copyright © 2026 Caper.ID - Cuma Cari Perhatian. All Rights Reserved.