CAPER.ID – Rosacea merupakan penyakit kulit inflamasi kronis yang umumnya menyerang wajah dan leher. Kondisi ini kerap ditandai dengan kemerahan pada kulit, pembuluh darah yang terlihat, serta benjolan yang menyerupai jerawat, tetapi tanpa komedo hitam atau putih.
Meski sering disamakan dengan jerawat biasa atau acne vulgaris, rosacea memiliki karakteristik yang berbeda. Memahami perbedaannya penting agar perawatan yang dilakukan sesuai dengan kondisi kulit.
Rosacea paling sering dialami orang dewasa berusia 30 hingga 50 tahun. Kondisi ini juga lebih banyak ditemukan pada perempuan dan pemilik kulit cerah. Gejala yang muncul bisa berbeda pada setiap orang dan dapat memburuk secara bertahap.
Beberapa ciri rosacea yang umum antara lain wajah mudah memerah atau terasa panas, muncul pembuluh darah kecil yang terlihat di permukaan kulit, timbul benjolan dan pustula mirip jerawat, serta kulit terasa perih, panas, gatal, atau menyengat. Pada sebagian kasus, kulit juga dapat menjadi kering, kasar, bersisik, bahkan menebal.
Selain di kulit, rosacea juga bisa memengaruhi mata. Penderitanya dapat mengalami iritasi atau kemerahan pada area mata.
Gejala rosacea dapat dipicu oleh berbagai faktor, seperti paparan angin, perubahan suhu, atau kondisi lain yang membuat kulit menjadi lebih sensitif. Karena itu, keluhannya bisa muncul dan menghilang, lalu semakin sering terjadi dari waktu ke waktu.
Perbedaan paling jelas antara rosacea dan jerawat biasa terletak pada komedo. Jerawat umumnya disertai komedo hitam dan putih, sedangkan rosacea tidak menunjukkan ciri tersebut. Meski sama-sama bisa memunculkan benjolan merah dan pustula, keduanya membutuhkan penanganan yang berbeda.
Jika mengalami kemerahan berulang, benjolan pada wajah, atau rasa perih yang terus muncul, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter kulit. Pemeriksaan yang tepat akan membantu menentukan penanganan sesuai penyebab keluhan.




