Kembalinya Batman Michael Keaton di The Flash Mengacaukan Kontinuitas Multiverse DC
CAPER.ID – Kembalinya Michael Keaton sebagai Batman dalam The Flash pada 2023 menjadi momen nostalgia bagi penggemar film karya Tim Burton. Namun, kemunculan itu juga dinilai semakin membingungkan kesinambungan cerita di semesta Batman versi Burton-Schumacher.
Keaton dikenal memerankan Bruce Wayne dalam dua film Batman garapan Tim Burton, yakni Batman (1989) dan Batman Returns (1992). Setelah itu, peran tersebut diteruskan oleh Val Kilmer dalam Batman Forever dan George Clooney dalam Batman & Robin.
Meski keempat film tersebut awalnya dimaksudkan berada dalam satu kontinuitas, pergantian aktor dan perubahan arah cerita membuat alurnya sejak awal terasa tidak sepenuhnya mulus. Kehadiran Keaton di The Flash justru memperumit hubungan antarfim, karena film tersebut lebih menekankan versi Batman miliknya dan mengabaikan sebagian besar peristiwa dari dua film Schumacher.
Di sisi lain, kemunculan George Clooney di akhir film juga menimbulkan tafsir bahwa Bruce Wayne dari Batman & Robin merupakan karakter yang berbeda dari Batman versi Keaton. Akibatnya, garis waktu film-film Batman era 1990-an makin sulit disusun secara konsisten.
Situasi ini semakin rumit jika melihat berbagai proyek lain yang pernah terkait dengan semesta tersebut. Tim Burton sempat menyiapkan film ketiga Batman, yang kabarnya akan melibatkan kembalinya Catwoman, Two-Face, Riddler, dan Robin. Rencana itu tidak pernah terwujud, tetapi gagasannya sempat hidup kembali lewat komik Batman ’89.
Selain itu, semesta Burton-Schumacher juga sempat disentuh lagi lewat proyek lain seperti Catwoman dan crossover Crisis on Infinite Earths di Arrowverse. Semua referensi itu membuat kesinambungan Batman era 1980-an dan 1990-an semakin sulit dibaca sebagai satu rangkaian yang rapi.
Keaton sendiri sempat dikabarkan dipertimbangkan untuk menjadi Batman utama di lini film DCEU. Namun, setelah The Flash menjadi salah satu film penutup era tersebut dan DC kemudian memulai babak baru lewat DCU, peluang Keaton untuk kembali sebagai Bruce Wayne tampaknya semakin kecil.
Dengan begitu, kembalinya Michael Keaton memang memberi nostalgia besar bagi penggemar, tetapi juga menegaskan betapa rumitnya warisan kontinuitas Batman di layar lebar. Alih-alih memperjelas, The Flash justru membuat semesta itu semakin sulit dirangkai sebagai satu kisah utuh.
