HYBE Ubah Logo, Slogan “We Believe in Music” Hilang dan Picu Sindiran Warganet
CAPER.ID – HYBE tengah menjadi sorotan setelah foto-foto terbaru di luar gedung perusahaan itu memperlihatkan perubahan logo. Tulisan ikonik “we believe in music” yang selama ini melekat pada identitas perusahaan tampak dihapus dan diganti hanya dengan wordmark “HYBE”.
Perubahan tersebut langsung memicu reaksi keras dari warganet. Banyak yang menduga langkah itu berkaitan dengan polemik HYBE dan mantan CEO ADOR, Min Hee Jin, yang sebelumnya sempat mengklaim bahwa dirinya ikut merumuskan slogan tersebut dalam perseteruan hukum dengan HYBE.
Sejumlah penggemar menilai pergantian itu sebagai upaya untuk menghapus jejak kontribusi Min Hee Jin setelah hubungan keduanya memburuk di ruang publik. Tidak sedikit pula yang menyindir HYBE karena dianggap sengaja menghilangkan elemen yang sudah lama menjadi bagian dari citra perusahaan.
Di sisi lain, kritik juga mengarah pada makna slogan itu sendiri. Sebagian warganet menilai slogan “we believe in music” sudah tidak relevan dengan kondisi HYBE saat ini, sambil menyoroti kualitas rilis musik dari sejumlah grup di bawah naungannya.
Selain itu, banyak komentar yang menyebut desain baru tersebut terlalu sederhana. Bagi mereka, mengganti slogan besar dengan sekadar tulisan nama perusahaan dianggap terkesan minim usaha dan tidak memberi identitas baru yang kuat.
Hingga kini, perubahan itu masih memancing perdebatan di kalangan penggemar K-pop. Apakah ini bagian dari rebranding, langkah untuk menjauh dari kontroversi lama, atau sekadar pembaruan visual, HYBE justru menuai lebih banyak sindiran ketimbang pujian.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
