Goodreads Pilih Cloud Atlas sebagai Buku Terbaik Abad Ini
CAPER.ID – Goodreads menobatkan Cloud Atlas karya David Mitchell sebagai buku terbaik abad ini berdasarkan ভোট pembaca. Novel terbitan 2004 itu sejak lama dikenal sebagai salah satu karya fiksi ilmiah paling ambisius dan nyaris sempurna.
Cloud Atlas mengisahkan enam cerita yang saling terhubung dan membentang dari era 1800-an hingga masa depan pasca-apokaliptik. Mitchell menyusun narasi dengan struktur cermin yang unik, yakni 1-2-3-4-5-6-5-4-3-2-1, sehingga setiap kisah bergerak maju lalu kembali ke titik awal secara perlahan.
Cerita pertama mengikuti Adam Ewing, seorang notaris asal Amerika yang berlayar di Pasifik dan menyaksikan eksploitasi kolonial serta perbudakan. Bagian berikutnya bergeser ke Belgia pada 1930-an, lalu ke kisah jurnalis yang membongkar konspirasi korporasi pada 1970-an. Cerita lain menampilkan penerbit yang terjebak di panti jompo, masyarakat Korea futuristis yang dikuasai kapitalisme ekstrem, hingga kehidupan di Hawaii pasca kehancuran peradaban.
Keunggulan novel ini tidak hanya terletak pada variasi zaman dan genre, tetapi juga pada keterhubungan antarkisah. Tokoh-tokohnya saling memengaruhi melalui surat, buku harian, film, legenda, dan berbagai jejak lain yang membentuk kepuasan tersendiri bagi pembaca.
Selain memadukan elemen petualangan sejarah, misteri, distopia, dan fiksi ilmiah, Cloud Atlas juga mengangkat tema universal seperti siklus sejarah, kebebasan, konsekuensi, hubungan antarmanusia, dan kematian. Tak heran jika novel ini mendapat pujian luas dari pembaca di Goodreads.
Karya ini juga diadaptasi menjadi film pada 2012 dengan arahan Lana Wachowski, Lilly Wachowski, dan Tom Tykwer. Film tersebut dibintangi Tom Hanks, Halle Berry, dan Hugh Grant yang memerankan lebih dari satu karakter di lintas waktu.
Bagi pembaca yang belum mencobanya, Cloud Atlas kini masih tersedia untuk dibaca dan kembali menjadi sorotan setelah dinobatkan sebagai buku terbaik abad ini oleh Goodreads.
