Skip to content
Saturday, 3 October 2026
CAPER.ID
CUMA
CARI
PERHATIAN
Trivia

Cara Menentukan Sumbu Simetri pada Bangun Datar, Lengkap dengan Contoh

SHARE

CAPER.ID – Sumbu simetri adalah garis yang membagi bangun datar menjadi dua bagian yang sama besar dan serupa, seperti bayangan cermin jika bangun tersebut dilipat tepat pada garis itu.

Dalam pelajaran matematika, sumbu simetri dapat ditemukan melalui pengamatan bentuk bangun, lalu dengan membayangkan garis vertikal, horizontal, atau diagonal yang melewati bagian tengah bangun.

Tidak semua bangun datar memiliki sumbu simetri. Bahkan, jumlah sumbu simetri pada tiap bangun juga berbeda. Misalnya, persegi memiliki empat sumbu simetri, sedangkan jajar genjang biasa tidak memiliki sumbu simetri sama sekali.

Untuk mengetahui apakah suatu bangun datar memiliki sumbu simetri, perhatikan apakah ada garis yang mampu membagi bangun menjadi dua bagian dengan bentuk dan ukuran yang sama.

Berikut penjelasan sederhananya.

Pengertian sumbu simetri

Sumbu simetri adalah garis yang membagi bangun datar menjadi dua bagian sama besar dan memiliki bentuk yang sama. Garis ini bisa berada secara vertikal, horizontal, maupun diagonal, tergantung pada jenis bangunnya.

Cara paling mudah untuk memahaminya adalah dengan membayangkan bangun dilipat tepat pada suatu garis. Jika kedua bagian saling menutupi dengan pas, maka garis tersebut merupakan sumbu simetri.

Cara menentukan sumbu simetri

Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk menentukan sumbu simetri pada bangun datar:

1. Amati bentuk bangun datar
Perhatikan sisi, sudut, dan pola yang dimiliki bangun. Cari bagian yang tampak memiliki pasangan di sisi yang berlawanan.

2. Bayangkan garis pembagi
Tarik garis secara vertikal, horizontal, atau diagonal yang melewati bagian tengah bangun. Pastikan garis tersebut membagi bangun menjadi dua bagian.

3. Bandingkan kedua bagian
Periksa apakah kedua bagian bangun memiliki bentuk dan ukuran yang sama. Jika keduanya saling menutupi saat dilipat, berarti garis itu adalah sumbu simetri.

Contoh sumbu simetri pada bangun datar

Persegi memiliki empat sumbu simetri karena dapat dibagi melalui dua garis tengah dan dua garis diagonal. Sementara itu, segitiga sama kaki memiliki satu sumbu simetri, dan lingkaran memiliki jumlah sumbu simetri yang tidak terbatas karena setiap garis yang melalui pusatnya dapat menjadi sumbu simetri.

Sebaliknya, jajar genjang biasa tidak memiliki sumbu simetri karena tidak ada garis yang dapat membaginya menjadi dua bagian yang benar-benar sama dan saling menutupi.

Dengan memahami ciri bentuk dan membayangkan garis pembaginya, siswa dapat lebih mudah menentukan sumbu simetri pada berbagai bangun datar.