Skip to content
Saturday, 3 October 2026
CAPER.ID
CUMA
CARI
PERHATIAN
Trivia

Panduan Rumus Aturan Cosinus untuk Mencari Panjang Sisi Segitiga

SHARE

CAPER.ID – Aturan cosinus merupakan perluasan dari teorema Pythagoras yang digunakan untuk menentukan panjang sisi atau sudut pada segitiga sembarang. Rumus ini menghubungkan kuadrat panjang sisi dengan cosinus sudut apit pada segitiga.

Berbeda dengan segitiga siku-siku yang bisa langsung diselesaikan dengan Teorema Pythagoras, segitiga sembarang memerlukan pendekatan lain. Aturan cosinus menjadi sangat berguna ketika diketahui dua sisi dan satu sudut yang diapit, atau saat satu sisi dan dua sudut tertentu ingin dicari.

Secara umum, pada segitiga ABC, sisi di depan sudut A disebut a, sisi di depan sudut B disebut b, dan sisi di depan sudut C disebut c. Dari sini, aturan cosinus memiliki tiga bentuk utama.

Untuk mencari sisi a, rumusnya adalah a kuadrat = b kuadrat + c kuadrat – 2bc cos A. Jika ingin mencari sisi b, rumusnya b kuadrat = a kuadrat + c kuadrat – 2ac cos B. Sementara untuk mencari sisi c, rumusnya c kuadrat = a kuadrat + b kuadrat – 2ab cos C.

Dalam penerapannya, misalnya pada segitiga ABC diketahui sisi a = 5 sentimeter, sisi c = 6 sentimeter, dan sudut B = 60 derajat. Karena yang dicari adalah sisi b, maka digunakan rumus b kuadrat = a kuadrat + c kuadrat – 2ac cos B.

Dengan memasukkan nilai yang diketahui, diperoleh b kuadrat = 5 kuadrat + 6 kuadrat – 2 x 5 x 6 x cos 60 derajat. Karena cos 60 derajat bernilai 0,5, maka hasilnya menjadi b kuadrat = 25 + 36 – 30 = 31. Jadi, b = akar 31 atau sekitar 5,56 sentimeter.

Contoh lain, pada segitiga PQR diketahui p = 4 sentimeter, r = 6 sentimeter, dan sudut Q = 60 derajat. Untuk mencari q, digunakan rumus q kuadrat = p kuadrat + r kuadrat – 2pr cos Q. Setelah dihitung, diperoleh q kuadrat = 28, sehingga q = akar 28 atau 2 akar 7 sentimeter.

Hal penting yang perlu diperhatikan saat mengerjakan soal aturan cosinus adalah memastikan sudut yang digunakan merupakan sudut apit, yakni sudut yang berada di antara dua sisi yang diketahui. Selain itu, pemahaman terhadap nilai cosinus sudut-sudut istimewa juga akan mempermudah proses perhitungan.