Skip to content
Sunday, 18 October 2026
CAPER.ID
CUMA
CARI
PERHATIAN
Hiburan

Aktor Single Dad Ungkap Sulitnya Kencan karena Memikirkan Sang Putra

SHARE

CAPER.ID – Aktor Lee Tae Sung berbagi kisah tentang kesepian yang kerap ia rasakan sebagai seorang ayah tunggal, termasuk tantangan saat mencoba menjalani hubungan asmara.

Pengakuan itu disampaikan dalam program Healing Talk Dongchimi yang tayang di MBN pada 17 Oktober. Episode tersebut mengangkat tema “I’ll Love This Fall”.

Lee Tae Sung mengungkapkan bahwa sejak debut saat masih duduk di bangku kelas senior SMA, ia sudah banyak mengalami pengalaman peran, termasuk adegan jatuh cinta hingga adegan pernikahan di layar. Namun, ia mengaku belum pernah menjalani kencan buta karena statusnya sebagai ayah.

“Setelah anak saya lahir dan saya kembali berakting, saya sempat mencoba berkencan, tetapi banyak kesulitan. Terutama saat Natal ketika anak saya masih kecil. Pacar saya ingin menghabiskan Malam Natal dan Natal bersama dengan makan sesuatu yang enak, tetapi saya harus bersama anak saya. Saya mengakui bahwa pacar saya berada di urutan kedua,” kata Lee Tae Sung.

Ia juga menceritakan perasaan bersalah yang kerap muncul ketika sedang berkencan. Menurutnya, pikirannya sering kali tertuju pada sang anak, bahkan saat berada di momen yang seharusnya menyenangkan bersama pasangan.

“Saya jadi bertanya-tanya, anak saya ingin apa, apakah ingin pergi ke taman hiburan? Bahkan saat saya sedang berkencan, saya terus merasa bersalah. Sekalipun saya membawa pacar saya ke tempat yang bagus, saya tetap bertanya dalam hati, apakah ini benar?” ujarnya.

Ketika Hyun Young menyarankan agar dirinya bertemu pasangan bersama anak, Lee Tae Sung menilai hal itu tidak selalu mudah saat anak masih kecil. Kini putranya sudah lebih besar dan lebih mengerti, tetapi dulu ia harus menjelaskan banyak hal.

Saat Kim Yong Man bertanya kapan dirinya merasa paling kesepian, Lee Tae Sung menjawab bahwa perasaan itu muncul saat sedang sakit, makan malam sendirian, atau ketika hanya ditemani anjing-anjingnya.

“Saya pikir semua pria lajang merasakan hal yang sama. Saat saya sakit, makan malam sendirian, memberi makan anjing. Hanya saya dan anjing-anjing makan sederhana, kari dan kimchi,” katanya.

Ia menambahkan bahwa momen paling terasa sepi justru saat dirinya demam dan harus pergi sendiri ke rumah sakit. Setelah menerima infus, ia kerap makan sendirian di restoran sup, sambil melihat orang lain yang datang bersama keluarga atau teman.

“Yang lebih buruk, saat itu makanan terasa enak. Di situlah saya benar-benar merasa kesepian,” ucap Lee Tae Sung.