Andien Jadi Juri THE ICON INDONESIA, Teringat Awal Karier di Asia Bagus
CAPER.ID – Duduk di kursi juri THE ICON INDONESIA membuat penyanyi Andien Aisyah seolah kembali ke awal perjalanan kariernya di industri musik. Melihat para kontestan muda yang sebagian besar masih berusia belasan tahun, Andien mengaku teringat saat dirinya dulu memulai langkah sebagai peserta ajang pencarian bakat.
Andien mengungkapkan, usia para peserta yang berada di kisaran 13 hingga 14 tahun membuatnya teringat pengalaman pertamanya masuk ke dunia musik Indonesia lewat kompetisi Asia Bagus. Pengalaman itu, kata dia, membuatnya memiliki ikatan emosional yang kuat dengan para peserta.
"Pertama kali dikasih tahu kisarannya 13-14 tahun. Itu mengingatkan aku pertama kali masuk industri musik Indonesia. Mulainya juga dari kompetisi di Asia Bagus," kata Andien saat ditemui di SCTV Tower, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (6/4/2026).
Andien mengaku bisa memahami betul perasaan gugup dan tekanan mental yang mungkin dirasakan para kontestan. Menurutnya, tampil di panggung besar saat masih sangat muda bukanlah hal mudah.
"Jadi aku merasa ada satu kesamaan. Jadi merasa empati dengan rasa deg-degannya, snewennya," ujarnya.
Pelantun lagu-lagu jazz ini juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi penyanyi muda, yakni membawakan lagu dengan emosi dan pemahaman hidup yang mendalam. Padahal, pada usia belia, belum banyak pengalaman yang mereka miliki.
"Karena secara mental kan banyak hal yang belum kita rasakan. Jadi saat membawakan lagu yang butuh pemahaman sementara kita belum ada di tahap kehidupan tertentu," jelasnya.
Berbekal pengalaman panjang sebagai penyanyi yang lahir dari sebuah kompetisi, Andien dinilai menjadi sosok juri yang dapat memahami kondisi psikologis para peserta. Kehadirannya di jajaran juri THE ICON INDONESIA diharapkan memberi penilaian yang tidak hanya tajam, tetapi juga membimbing dan membangun.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
