Bangkit dari Trauma, Karina Suwandi Kembali ke Horor Lewat Tumbal Proyek

26 Apr 2026 • 23:31 iMedia

CAPER.ID – Trailer film horor Tumbal Proyek resmi dirilis pada 23 April 2026. Film ini mengangkat kisah misteri di balik pembangunan proyek besar, dengan Karina Suwandi kembali tampil di genre horor setelah sempat vakum karena trauma.

Dalam konferensi pers dan wawancara di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Karina mengungkapkan bahwa dirinya sempat tidak mengambil proyek horor selama lebih dari setahun akibat pengalaman buruk saat syuting sebelumnya. Ia bahkan mengaku gemetar hanya dengan membaca naskah horor.

“Sebelum saya syuting sama Mas Jero itu saya satu tahun lebih enggak syuting horor karena saya trauma. Saya benar-benar sampai baca skrip horor aja tuh gemetar,” kata Karina kepada awak media.

Karina mengaku salah satu alasan yang membuatnya kembali menerima tawaran tersebut adalah karena kali ini ia memerankan karakter protagonis. Ini menjadi pengalaman baru baginya setelah kerap identik dengan peran antagonis di film-film sebelumnya.

“Ini film horor pertama yang saya enggak jahat. Makasih banyak Pak Dheeraj, Mas Jero, akhirnya saya jadi orang baik. Sebetulnya yang membawa kembali saya syuting horor ini Mas Jero sama Pak Dheeraj. Artinya saya percaya sama Mas Jero dan Dee company untuk ayo kita lakuin sama-sama,” ujarnya.

Selain Karina, aktor muda Kiesha Alvaro juga menunjukkan totalitas dalam film ini. Ia memerankan tokoh utama bernama Yuda, seorang kuli bangunan, dan harus menjalani latihan fisik untuk mendalami perannya.

Kiesha belajar mengoperasikan alat berat hingga melakukan pekerjaan kasar yang belum pernah ia lakukan sebelumnya. Ia bahkan sempat mencoba mengaduk semen dan menggunakan berbagai perkakas bangunan selama proses persiapan.

“Saya belajar nyangkul, pokoknya semua perkakas yang saya enggak pernah sentuh di rumah, saya sentuh di film ini. Saya bawa ekskavator yang di mana ketika saya bawa, semua kru kayak siap-siap lari karena takut tiba-tiba kebablasan, tapi alhamdulillah semuanya aman-aman aja,” kata anak sulung Pasha Ungu itu.

Tak hanya fisik, Kiesha juga harus mendalami sisi emosional karakter Yuda yang diceritakan kehilangan sosok ayah. Untuk adegan-adegan emosional, ia mengaku memanggil kembali memori pribadi dari masa lalu.

“Kekayaan yang dimiliki seorang pemain itu kan pengalaman hidupnya, ya. Karena aku sudah berdamai dengan semua itu, aku bisa dengan mudah dan kapan aja untuk me-recall perasaan-perasaan (kehilangan) itu,” jelasnya.

Kiesha menambahkan, pengalaman pribadi menjadi bekal penting saat sutradara meminta pengambilan adegan yang penuh intensitas emosi. Dengan persiapan fisik dan batin dari para pemain, Tumbal Proyek diharapkan menghadirkan horor yang tak hanya mencekam, tetapi juga kuat secara drama.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya