HBO’s Hacks Berakhir di Waktu yang Tepat
CAPER.ID – Hampir tidak banyak komedi yang mampu menjaga konsistensi, pujian kritik, dan jejak budaya seperti Hacks. Sepanjang penayangannya, serial ini menjadi salah satu andalan HBO di ajang penghargaan, dengan Jean Smart tampil gemilang sebagai Deborah Vance dan belum pernah kalah di kategori Emmy untuk peran tersebut.
Hannah Einbinder juga akhirnya meraih kemenangan yang sudah lama dinanti lewat kategori Aktris Pendukung, setelah sebelumnya beberapa kali masuk nominasi sebagai Ava Daniels. Di luar akting, Hacks rutin mendapat pengakuan untuk kategori Serial Komedi Terbaik, penulisan, hingga penyutradaraan, menandakan betapa besar apresiasi industri terhadap serial ini.
Serial ini kuat karena sangat dekat dengan dunia hiburan, mulai dari stand-up comedy, ruang penulis, hingga kisah kebangkitan seorang legenda panggung. Meski begitu, Hacks tetap mudah diikuti karena seluruh konflik dibingkai lewat benturan generasi antara Deborah dan Ava.
Para kreatornya, Lucia Aniello, Paul W. Downs, dan Jen Statsky, sejak awal memang memiliki rencana lima musim. Karena itu, musim ke-5 terasa sebagai waktu yang tepat untuk menutup perjalanan serial ini, setelah musim ke-4 membawa Deborah ke titik tertinggi sekaligus terendah dalam kariernya.
Penutupan pada musim ke-5 masuk akal karena setiap musim Hacks selalu bergerak maju dengan babak yang jelas. Dari membangun ulang aksi Deborah di Las Vegas, tur keliling, kampanye menuju program larut malam, hingga akhirnya benar-benar tampil di slot tersebut, serial ini terus berevolusi tanpa kehilangan arah.
Perkembangan itu membuat Hacks terasa lebih plot-driven dibanding komedi santai pada umumnya. Tokoh-tokohnya memang menjadi pusat cerita, tetapi alurnya selalu terdorong menuju tonggak profesional dan emosional berikutnya. Dengan struktur seperti itu, akhir yang terencana justru menjadi kekuatan serial ini.
Alih-alih memperpanjang premis tanpa batas, Hacks terus menemukan cara baru untuk berkembang sambil tetap menuju penutup yang besar. Musim ke-4, khususnya, terasa seperti puncak perjalanan ketika Deborah akhirnya mencapai impian lamanya di dunia late night, lalu memilih mundur ketimbang mengorbankan Ava.
Keputusan itu mengubah dinamika hubungan mereka dan membuka jalan untuk satu babak terakhir setelah финал emosional musim ke-4. Musim ke-5 kini berpeluang menjadi penutup yang pas bagi kisah Deborah dan Ava, sekaligus menjaga momentum cerita agar tidak kehilangan fokus.
Meski cerita utamanya berakhir, semesta Hacks masih cukup kaya untuk dikembangkan di tempat lain. Musim ke-4 bahkan terasa seperti pintu kecil menuju kemungkinan spin-off yang melibatkan karakter pendukung seperti Schaefer-LuSaque dan Randi.
Pada dasarnya, Hacks lebih mirip kisah cinta toksik tanpa romansa ketimbang komedi persahabatan biasa. Deborah bergantung pada Ava secara kreatif agar tetap relevan, sementara Ava membutuhkan Deborah secara profesional dan emosional untuk bimbingan serta validasi.
Keduanya saling melukai melalui pengkhianatan, pemecatan, dan penghinaan di depan umum, namun tetap kembali lagi satu sama lain. Konflik mereka bahkan sering disusun seperti putus-nyambung hubungan asmara, lengkap dengan rasa rindu, cemburu, dan saling memaafkan.
Jean Smart sendiri pernah menggambarkan hubungan Deborah dan Ava seperti pernikahan: tidak bisa hidup bersama, tetapi juga tidak bisa hidup tanpa satu sama lain. Ketegangan itulah yang menjadi tenaga utama Hacks dan membedakannya dari sitkom kantor atau komedi persahabatan yang lebih umum.
Hacks musim ke-5 dijadwalkan tayang pada Kamis, 9 April, di HBO Max.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
