India Tertinggi di Dunia Soal Kematian Akibat Selfie di Tempat Wisata

11 Apr 2026 • 23:46 iMedia

CAPER.ID – Saat berlibur, banyak wisatawan ingin mengabadikan momen dengan berswafoto atau selfie. Namun, tidak semua lokasi wisata aman untuk berfoto, terlebih jika pengunjung terlalu fokus pada hasil gambar dan mengabaikan keselamatan.

Sejumlah destinasi wisata di dunia tercatat telah memakan korban akibat aktivitas selfie. Dalam banyak kasus, wisatawan mengalami jatuh, cedera, tertabrak, hingga meninggal dunia karena nekat mengambil foto di area berbahaya. Padahal, sebagian besar insiden tersebut sebenarnya bisa dicegah dengan berpindah ke lokasi yang lebih aman.

Studi yang dilakukan The Barber Law Firm mengungkap daftar negara dengan insiden selfie terbanyak yang menyebabkan cedera hingga kematian selama periode 2014 hingga 2025. Dalam laporan itu disebutkan, penyebab utama kematian saat selfie adalah terjatuh.

"Penelitian kami menyoroti tren yang meresahkan. Mengejar validasi media sosial benar-benar bisa mengorbankan nyawa. Foto yang sempurna sama sekali tidak sepadan dengan bahayanya," kata pendiri sekaligus pengacara utama The Barber Law Firm, Kris Barber, mengutip Travel and Leisure.

India menempati posisi teratas sebagai negara dengan kasus kematian akibat selfie terbanyak. Negara tersebut mencatat 42,1 persen insiden terkait selfie, dengan total 271 insiden dilaporkan. Dari jumlah itu, 214 kasus berujung kematian.

Penyebab utama kematian akibat selfie di India antara lain terjatuh dari ketinggian, tertabrak, hingga tenggelam. Angka ini jauh melampaui negara lain dalam daftar tersebut.

Di posisi kedua, Amerika Serikat juga mencatat jumlah insiden selfie yang cukup tinggi meski masih jauh di bawah India. Terdapat 45 insiden selfie di AS, dengan 37 di antaranya berakhir kematian dan delapan lainnya menyebabkan cedera.

Berdasarkan penelitian Journal of Medical Internet Research pada 2023, penyebab utama insiden tersebut adalah jatuh dari tebing di destinasi perairan. Laporan itu juga menyebutkan bahwa jatuh dari tepi tebing menjadi penyebab paling umum kematian terkait selfie di Australia dan Amerika pada lokasi akuatik.

Rusia berada di peringkat ketiga dalam daftar ini. Dari total 19 insiden akibat selfie, 18 di antaranya menyebabkan kematian.

Kris Barber mengingatkan wisatawan untuk selalu mengutamakan keamanan saat berkunjung ke destinasi wisata. Ia menekankan pentingnya peka terhadap lingkungan sekitar dan menghindari area berbahaya seperti tepi tebing.

"Selalu ada alternatif yang lebih aman untuk mengabadikan momen indah tanpa menempatkan diri Anda dalam risiko," pungkas Barber.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya