Skip to content
Saturday, 3 October 2026
CAPER.ID
CUMA
CARI
PERHATIAN
Headline

Gus Miftah Masuk Kepengurusan Baru PBNU, Ini Alasan Strategis di Baliknya

SHARE

CAPER.ID – PBNU merombak kepengurusan periode 2026-2031 pada Kamis, 1 Oktober 2026, dengan mengukuhkan 210 tokoh dalam struktur baru organisasi.

Pendakwah Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah resmi masuk jajaran ketua PBNU. Kehadirannya disebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dengan masyarakat muda, termasuk kelompok marjinal yang selama ini sulit dijangkau pendekatan formal.

KH Abdul Hakim Mahfudz menjelaskan, perombakan kepengurusan ini dilakukan untuk meratakan representasi di tubuh organisasi agar berjalan lebih harmonis.

“Kami ingin ada pemerataan di semua jajaran, dari generasi awal hingga akhir. Unsur-unsur dari IPNU, IPPNU, hingga Ansor kita seimbangkan agar roda organisasi bergerak harmonis,” ujarnya dalam siaran pers resmi, Kamis (1/10/2026).

Penunjukan Gus Miftah dinilai strategis karena dikenal memiliki gaya dakwah yang luwes dan mampu menjangkau kalangan yang beragam. Sosok pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji itu juga dipandang bisa menjadi jembatan komunikasi antargenerasi di lingkungan PBNU.

Di sisi lain, keberadaan Gus Miftah dalam struktur baru PBNU juga dinilai membawa nilai tambah dalam hubungan organisasi dengan pemerintah. Kedekatannya dengan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka disebut berpotensi memperkuat sinergi antara umat dan negara.

Sejumlah pengamat menilai, komposisi kepengurusan baru ini menjadi langkah PBNU untuk menyegarkan organisasi sekaligus memperkuat dakwah di wilayah perkotaan dan kalangan muda.