Callista Arum Akui Syuting ‘Tumbal Proyek’ Sangat Mencekam, Sampai Belajar Doa Katolik

09 May 2026 • 02:16 iMedia

CAPER.ID – Callista Arum mengaku menghadapi tantangan besar saat menjalani syuting film horor terbarunya, Tumbal Proyek. Selain atmosfer lokasi yang mencekam, ia juga harus mempelajari doa-doa Katolik demi mendalami karakter yang diperankannya.

Dalam film garapan sutradara Jeropoint itu, Callista berperan sebagai Laras, sosok gadis Katolik yang religius. Untuk itu, ia dituntut menghafal doa-doa khusus agar tidak keliru saat proses pengambilan gambar.

“Kalau karakter Laras sendiri menurut aku tantangannya itu adalah belajar doa-doa Katolik ya. Karena kadang-kadang aku suka sampai slip. Untungnya kita kru ada yang Katolik jadi dibantuin,” kata Callista Arum saat ditemui di Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (7/5/2026).

Tak hanya soal doa, Callista juga harus menyesuaikan diri dengan dialek Jawa yang digunakan dalam film. Baginya, menjaga konsistensi aksen di tengah suasana syuting horor yang intens menjadi tantangan tersendiri.

“Terus aku harus belajar dialek Jawa juga di sini. Dan menurut aku tantangannya adalah harus berani keseret. Karena setnya bener-bener sangat membantu dan sampai-sampai aku ngerasa ada beberapa scene yang aku kayak nggak acting deh gitu,” ujarnya.

Callista menambahkan, ada banyak adegan yang menuntut keberanian fisik, termasuk aksi-aksi berbahaya. Ia bahkan merasa beberapa momen terasa begitu nyata karena atmosfer lokasi syuting yang sangat mendukung.

Salah satu adegan yang paling membekas baginya adalah saat karakternya menjalani momen spiritual yang dalam. Adegan tersebut disebut masih teringat kuat meski proses syuting telah selesai beberapa bulan lalu.

Di sisi lain, Callista memuji perhatian sutradara Jeropoint terhadap kenyamanan para pemain selama syuting berlangsung. Kekompakan para pemain juga membuat suasana kerja terasa hangat, meski lokasi syuting berada di area konstruksi jembatan yang menjadi latar utama film.

Tumbal Proyek dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 13 Mei 2026. Film ini mengangkat isu sensitif tentang dugaan praktik tumbal manusia demi kelancaran pembangunan proyek besar.

Dalam cerita, Yuda yang diperankan Kiesha Alvaro menyusup ke proyek jembatan untuk menyelidiki kematian ayahnya. Penyelidikan itu justru membawanya pada praktik ilmu hitam yang menumbalkan para pekerja serta teror gaib yang mengancam keluarganya.

Callista berharap penonton tak hanya menikmati unsur horornya, tetapi juga bisa mengambil pesan moral dari perjuangan Yuda dan Laras dalam membongkar kebenaran.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya