Apa Arti Desil 1-10? Ini Cara Cek Desil Bansos Online Pakai NIK KTP

24 Apr 2026 • 01:07 iMedia

CAPER.ID – Istilah desil kerap muncul dalam pembahasan bantuan sosial atau bansos. Sederhananya, desil adalah pembagian kelompok masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan ke dalam 10 bagian, dari desil 1 hingga desil 10.

Setiap desil mewakili 10 persen populasi. Desil 1 menunjukkan kelompok dengan kondisi ekonomi paling rendah, sedangkan desil 10 adalah kelompok paling sejahtera. Semakin kecil angka desil, semakin besar pula peluang seseorang masuk prioritas penerima bantuan sosial.

Berikut gambaran umum pembagian desil:

Desil 1: kelompok paling miskin dan menjadi prioritas utama bansos.

Desil 2-3: masih tergolong miskin atau rentan miskin dan berpeluang besar menerima bantuan.

Desil 4-5: kelompok menengah ke bawah, bisa mendapat bantuan tertentu tergantung kebijakan.

Desil 6-7: mulai masuk kategori menengah dan biasanya bukan prioritas bansos.

Desil 8-10: kelompok paling sejahtera dan umumnya tidak termasuk penerima bantuan sosial.

Penentuan desil dilakukan berdasarkan data dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang kemudian diverifikasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) melalui sejumlah indikator, seperti kondisi rumah, pekerjaan, hingga pengeluaran rumah tangga.

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui status desilnya, pengecekan kini bisa dilakukan secara online hanya dengan menggunakan NIK KTP. Cara ini dinilai lebih praktis karena dapat dilakukan tanpa harus datang langsung ke kantor terkait.

Berikut langkah cek desil bansos online melalui situs resmi:

1. Buka situs resmi pengecekan bansos dari Kementerian Sosial atau portal yang tersedia.

2. Masukkan NIK KTP sesuai data terdaftar, lalu lengkapi nama dan wilayah domisili.

3. Lakukan verifikasi captcha jika diminta.

4. Klik tombol cari data dan tunggu hasilnya muncul.

Selain lewat website, pengecekan juga dapat dilakukan melalui aplikasi resmi Cek Bansos. Langkahnya sebagai berikut:

1. Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store.

2. Buat akun atau login menggunakan data diri seperti NIK, nomor KK, dan email aktif.

3. Buka menu profil atau data diri untuk melihat informasi yang tersedia.

4. Cek status bansos dan desil yang biasanya tampil bersamaan.

Melalui aplikasi tersebut, pengguna juga dapat mengajukan sanggahan jika merasa data tidak sesuai, atau melaporkan dugaan penerima bansos yang dinilai tidak tepat sasaran.

Jika nama Anda sudah masuk dalam DTKS, informasi desil biasanya akan langsung muncul. Namun, jika belum terdaftar, masyarakat dapat mengajukan usulan melalui pemerintah desa atau kelurahan setempat.

Perlu diketahui, data desil bersifat dinamis dan dapat berubah sesuai kondisi ekonomi terbaru. Karena itu, pembaruan data menjadi penting agar penyaluran bantuan sosial tetap tepat sasaran.

Dengan memahami arti desil dan cara ceknya, masyarakat dapat lebih mengetahui posisi kesejahteraan ekonomi sekaligus memahami alasan mengapa seseorang menerima atau tidak menerima bansos.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya