Pengakuan Penggemar Buka Praktik Tersembunyi Sasaeng di Dunia K-Pop
CAPER.ID – Seorang penggemar K-Pop memicu perhatian publik setelah membagikan pengalamannya tentang dunia sasaeng, sebutan bagi penggemar yang melampaui batas dan kerap menguntit idol.
Dalam unggahan di sebuah subreddit bertema K-Pop, penggemar tersebut mengaku awalnya hanya menjalani pengalaman fan biasa setelah pindah ke China. Namun, kedekatannya dengan komunitas penggemar lain membuatnya masuk ke dalam grup obrolan yang disebut berkaitan dengan ENHYPEN, khususnya Jay.
Ia menyebut kelompok itu memiliki struktur layaknya organisasi dengan hierarki yang jelas. Sekitar empat hingga lima orang disebut berada di posisi pimpinan, sementara anggota lain berperan mendukung berbagai kebutuhan kelompok.
Menurut pengakuannya, pengumpulan dana dilakukan untuk mendapatkan informasi penting, seperti jadwal penerbangan, detail hotel, hingga data lain yang tidak selalu dipublikasikan. Dana juga disebut digunakan untuk menempatkan anggota tertentu di lokasi yang dianggap strategis, seperti dekat asrama, hotel, atau bandara.
Pengakuan lain yang mengejutkan adalah adanya sistem pembelian album dalam jumlah besar saat grup mengumumkan comeback. Pembelian itu disebut menjadi syarat agar anggota dianggap lebih berguna dalam komunitas tersebut. Setelah mencapai jumlah tertentu, akun para anggota juga diduga dipakai untuk memesan tiket fansign demi memperbesar peluang terpilih.
Ia juga menuliskan bahwa kelompok tersebut membeli tiket dalam jumlah besar untuk kemudian dijual kembali kepada anggota dengan penawaran tertinggi, di luar praktik calo tiket pada umumnya.
Salah satu kesimpulan terbesar yang ia dapatkan dari pengalaman itu adalah bagaimana idol kerap diperlakukan secara tidak manusiawi. Dalam pandangannya, idol tidak lagi dilihat sebagai individu, melainkan sebagai sumber daya yang bisa dimanfaatkan. Ketika aspek kemanusiaan itu dihapus, berbagai tindakan ekstrem di dalam kelompok tersebut terasa dianggap wajar oleh para anggotanya.
Unggahan itu kemudian menyebar luas dan memancing reaksi dari banyak warganet. Sejumlah penggemar menyoroti betapa mengkhawatirkannya praktik yang terjadi di balik layar, terutama karena melibatkan idol yang selama ini dikenal dekat dengan penggemar melalui konten, konser, pesan, dan siaran langsung.
Meski pengakuan tersebut berasal dari pengalaman pribadi dan belum dapat diverifikasi sepenuhnya, ceritanya kembali membuka diskusi tentang sisi gelap budaya sasaeng yang selama ini kerap menghantui industri K-Pop.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
